Ini Lagi, Lebih Dari 50 Klub IMI Jabar Harus Diverifikasi Ulang PP IMI

RACING4.NET - 14 Januari 2017 - 2 Orang Team Pemeriksa dari PP IMI telah selesai melakukan pemeriksaan administrasi klub dan pembayaran iuran dari lebih 50 klub beserta KTA-nya di sekretariat IMI Jabar (13/01) yang mana dari Hasil Verifikasi lanjutan sebelumnya di PP IMI 27 Desember 2016 yang lalu lebih dari 50 Klub ini ditemukan dan terindikasi belum sah menjadi peserta Musprov IMI Jabar 2016. Sekali lagi, bicara mis-administrasi seperti ini menjadi jelas terbidik ada kelalaian bahkan kesengajaan yang dilakukan pihak IMI Jabar hingga saat ini dalam hadapi panasnya gelaran Musprov.
"Sangat terasa dan bisa dilihat hasilnya seperti ini, dan kami mendapat konfirmasi bahwa hasil pemeriksaan tersebut akan disampaikan oleh 2 orang team tersebut ke PP IMI kembali. Seperti hal yang tiada pernah berakhir dan tidak pernah beres mengurus hal sederhana seperti ini, ini menjadi problem yang tidak boleh dianggap enteng dan tentunya berujung kepada tanggung-jawab yang harus dipikul oleh ketua pengprovnya...selalu ada saja ditemukan sesuatu yang tidak beres", ujar salah seorang pendukung resmi Jabar Berkibar. Sementara saat dicoba menghubungi beberapa pihak terkait dari penyelenggaraan Musprov, redaksi hanya mendapat jawaban yang tidak relevan dan cenderung tidak ingin menjelaskan secara detail.
Persoalannya
adalah... sebenarnya tidak ada persoalan juga bagi klub-klub yang telah
mampu membuktikan keabsahan administrasi dan pembayaran iuran tahunan
yang merupakan kewajibannya, tapi hal ini menjadi persoalan yang rumit
bagi yang tidak mampu membuktikannya. Bagaimana nasib klub-klub yang
telah punya harapan punya hak pilih namun kenyataannya tetap dinyatakan
gagal jadi pemilih alias jadi peserta? Ya itu jadi tanggung-jawab pihak
yang mengajak klub-klubnya itu dong...bisa juga tanggung-jawab dari
sekretariat selama ini dan yang pasti Ketua Pengprov-nya yang paling
bertanggung-jawab saat ini.
Sekali lagi...hasil pemeriksaan ini akan di sampaikan ke PP IMI untuk benar-tidaknya keabsahan administrasi klub-klub tersebut..semoga saja benar. Bila tidak, maka siapa yang harus bertanggung jawab ? Sok Jujur...Jadi kudu gimana atuh...Hayu kita tegakkan aturan yang sudah jelas...Lancarkan atuh Musprov-nya
Related Article
-
Tanggapi Positif COC Decision-1 Banua Rally 2026, Team Rally DEWA UNITED Motorsport Dukung Penuh Peraturan Perlombaan RallyMay 10, 2026 -
Gunakan Ban Sailun Versi Lawas di Kejurnas Drift Round 1, Andhika Bramantyo ACS BRM Motorsport Tembus 4 Besar PRO AMApril 21, 2026 -
Result Positif Dicapai Egon dan Moreno Nasution di Sesi Practise Kejurnas Sprint Rally Aspal di Kuala NamuApril 09, 2026 -
Dukungan Pemkot DIY dan Dealer Honda, Tegaskan ROTR Yogyakarta Terus Gali Generasi Baru Time Rallyers LokalMarch 07, 2026
Hilite News
-
TB ADHI : Lama Menanti WRC, Bikin Saja Indonesia Jadi Sentra Rally Berkelas Asia Lebih MenarikMay 08, 2026 -
Demas Agil Dewa United Motorsport Kuasai 2 Race Subaru BRZ Super Series 2026May 04, 2026 -
GT World Challenge Asia Mandalika, Phantom Global Racing Juara, Sean Gelael Gagal Finish di Race 2May 04, 2026 -
Mayoritas Perally Nasional Bernyali dan Ber-Skill Tinggi Puji Lintasan SS Aspal Kejurnas Sprint Rally SumutApril 09, 2026 -
Jelang Kejurnas Sprint Rally SUMUT 2026. Puluhan Perally Nasional Dipastikan Siap Tampil Duel 4 SS AspalMarch 28, 2026
Latest News
-
Tanggapi Positif COC Decision-1 Banua Rally 2026, Team Rally DEWA UNITED Motorsport Dukung Penuh Peraturan Perlombaan Rally10 May 2026 | 5:52
-
TB ADHI : Lama Menanti WRC, Bikin Saja Indonesia Jadi Sentra Rally Berkelas Asia Lebih Menarik08 May 2026 | 5:53
-
Demas Agil Dewa United Motorsport Kuasai 2 Race Subaru BRZ Super Series 202604 May 2026 | 9:41
-
GT World Challenge Asia Mandalika, Phantom Global Racing Juara, Sean Gelael Gagal Finish di Race 204 May 2026 | 9:22
-
Gunakan Ban Sailun Versi Lawas di Kejurnas Drift Round 1, Andhika Bramantyo ACS BRM Motorsport Tembus 4 Besar PRO AM21 April 2026 | 6:06






