Kris Meeke, Buktikan Cepatnya Perally Inggris di WRC Finlandia - Racing Planet - Racing 4 Autonews | 4W Motorsport News

Kris Meeke, Buktikan Cepatnya Perally Inggris di WRC Finlandia

August 01, 2016 | Editor Sport

RACING4.NET - 01 Agustus 2016 - pic by WRC.COM - Usai menutup dan finish powerstage SS 24 di Oittilla Finlandia dan terus memimpin sejak hari pertama perally Inggris kelahiran Irlandia Utara KRIS MEEKE dari team Abu Dhabi Total World Rally Team torehkan kemenangan fantastis ke-2 nya musim ini di WRC Finlandia yang berakhir sore waktu setempat 31/07.  Kris yang juga adalah penerus generasi perally berkarakter cepat Inggris denga co-driver Irlandia Utara Paul Nagle ini dengan Citroen-nya berhasil unggul dengan total waktu yang berselisih 29,1 detik atas rivalnya perally cepat tuan rumah dari team VW Motorsport Jari-Matti Latvala yang di klasemen akhir lomba harus puas di posisi 2 dan rekor kecepatan rata-ratanya pun harus dipecahkan oleh Meeke.

Kris Meeke yang berusia 37 tahun juga torehkan sebagai perally Inggris pertama yang memenangkan super-speed rally Finlandia.  Sukses perally yang satu ini juga diikuti oleh rekan setimnya mantan juara WRC Junior Craig Breen yang berasal dari Irlandia Utara dengan membuat kejutan luar biasa dan tampil konsisten serta akhirnya merebut podium ke-3 dan dianggapnya sebagai rally paling sukses bagi dirinya setelah juara dunia di junior.  Breen tidak kuasa menahan air matanya dan langsung menangis saat melintasi garis finish akhir powerstage karena berhasil penuhi impiannya bisa rebut podium di Finlandia.  "Ini adalah hari terbaik saya selama mengikuti rally", ujar perally muda berusia 26 tahun ini.  Breen menggungguli Thierry Neuville dan Haydon Paddon yang harus puas di posisi 4 dan 5 rally kali ini.


Juara dunia Sebastian Ogier dan rekan setimnya di VW Motorsport Andreas Mikkelsen gagal rebut podium di WRC Finlandia karena alami beberapa kali mis-driving di SS dan banyak kehilangan waktu.  Ogier bahkan harus dibantu oleh penonton untuk melepaskan diri dari parit SS saat gagal melakukan sliding yang mulus.