Indonesia Retro Race Masih Eksis dan Terus Berkarya
October 03, 2017 | Editor Sport

RACING4.NET - 02 Oktober 2017 - Jakarta - Riza Karsono's Release - Meski usia yang sudah tidak muda namun bukan berarti tidak dapat berkarya. Justru sebaliknya, Mobil Retro tampil makin gaya dengan performa yang luar biasa..
Itulah pesan yang tertangkap dari ajang bergengsi Indonesia Retro Race seri 4, yang berlangsung di ISSOM seri 4 pada tanggal 23 -24 September 2017. Mobil Retro yang ikut di balapan ini merupakan punggawa - punggawa pada zamannya. Dan nyatanya hingga kini masih juga menunjukan Ke-eksisannya.
Tahun 80an -90 an merupakan The Golden Age. Apapun yang lahir pada era tersebut tergolong long lasting, atau dapat diterima di sepanjang zaman. Termasuk di dunia otomotif, meskipun kendaraan kelahiran tahun tersebut tergolong tidak muda lagi, generasi barupun pasti suka dan tertarik ingin memilikinya.
Diseri 4 Issom, gelaran Indonesia Retro Race kali ini berlangsung pada saat hujan. Meski begitu Mobil balap Retro yang kini telah di bekali dengan mesin keluaran baru dan mutakhi, terlihat semakin memanas.Meski tanpa kehadiran Robert Paul yang berhalangan pada seri ini, pada kelas bergengsi super retro terlihat seru. adalah Ismail Ekadana, Privateer berhasil menjadi juara satu. Dan kemudian di susul oleh Rendison, dari Federal Mobil- Ecurie Cinere di posisi 2, dan Zafar D. Idham dari tim Federal Mobil - Ecurie Cinere di posisi 3.
Dalam wet race ini, dikelas Retro Max 2000, Bimo Variant Garasi 350 - Ecurie Cinere berhasil merebut juara 1. Ibrahim Budidana Privateer di posisi 2 dan Ryan Pillay Garasi 350 - Ecurie Cinere di posisi 3. Di kelas Retro Max 1600, keluar di juara 1. Bambang Heru Federal Mobil - Ecurie Cinere, Berhasil di posisi 2 Apip Ginanjar Privateer, dan Rendison Federal Mobil - Ecurie Cinere berhasil di podium 3.
Sementara di kelas Retro seeded, Iwan Sardjana privateer berhasil keluar sebagai juara. Dan di Retro Non-seeded, Juara 1 Izzudin Nur Prasetyo , Privateer. Peter Reinhart, Garasi 350- Ecurie Cinere keluar sebagai juara 2 dan juara 3 Kushindrarto Federal Mobil - Ecurie Cinere.
“Kami bersyukur meskipun cuaca hujan namun zero accident, dan kami pun bersyukur untuk support dari Agria mineral Water, Janin tour travel dan DSS Dyno Test,” ujar Rendison, dari Speedy Motorsport menutup perbincangan.
Itulah pesan yang tertangkap dari ajang bergengsi Indonesia Retro Race seri 4, yang berlangsung di ISSOM seri 4 pada tanggal 23 -24 September 2017. Mobil Retro yang ikut di balapan ini merupakan punggawa - punggawa pada zamannya. Dan nyatanya hingga kini masih juga menunjukan Ke-eksisannya.
Tahun 80an -90 an merupakan The Golden Age. Apapun yang lahir pada era tersebut tergolong long lasting, atau dapat diterima di sepanjang zaman. Termasuk di dunia otomotif, meskipun kendaraan kelahiran tahun tersebut tergolong tidak muda lagi, generasi barupun pasti suka dan tertarik ingin memilikinya.
Diseri 4 Issom, gelaran Indonesia Retro Race kali ini berlangsung pada saat hujan. Meski begitu Mobil balap Retro yang kini telah di bekali dengan mesin keluaran baru dan mutakhi, terlihat semakin memanas.Meski tanpa kehadiran Robert Paul yang berhalangan pada seri ini, pada kelas bergengsi super retro terlihat seru. adalah Ismail Ekadana, Privateer berhasil menjadi juara satu. Dan kemudian di susul oleh Rendison, dari Federal Mobil- Ecurie Cinere di posisi 2, dan Zafar D. Idham dari tim Federal Mobil - Ecurie Cinere di posisi 3.
Dalam wet race ini, dikelas Retro Max 2000, Bimo Variant Garasi 350 - Ecurie Cinere berhasil merebut juara 1. Ibrahim Budidana Privateer di posisi 2 dan Ryan Pillay Garasi 350 - Ecurie Cinere di posisi 3. Di kelas Retro Max 1600, keluar di juara 1. Bambang Heru Federal Mobil - Ecurie Cinere, Berhasil di posisi 2 Apip Ginanjar Privateer, dan Rendison Federal Mobil - Ecurie Cinere berhasil di podium 3.
Sementara di kelas Retro seeded, Iwan Sardjana privateer berhasil keluar sebagai juara. Dan di Retro Non-seeded, Juara 1 Izzudin Nur Prasetyo , Privateer. Peter Reinhart, Garasi 350- Ecurie Cinere keluar sebagai juara 2 dan juara 3 Kushindrarto Federal Mobil - Ecurie Cinere.
“Kami bersyukur meskipun cuaca hujan namun zero accident, dan kami pun bersyukur untuk support dari Agria mineral Water, Janin tour travel dan DSS Dyno Test,” ujar Rendison, dari Speedy Motorsport menutup perbincangan.
Related Article
-
Jelang MUNAS IMI : IMI Jawa Barat Netral, Muncul 10 Tuntutan Bagi Kandidat Ketua Umum Yang Ingin DipilihJuly 24, 2025 -
Memen Harianto, AXCR Thailand 2024 : In Cross Country Rally, Finish is a GloryAugust 20, 2024 -
Pentingnya Kesehatan Mental Jelang Rally, Dibuktikan Team CWRT-GGO MOTORSPORT DIY bareng Team Psikologi Universitas Proklamasi 45 DIYJuly 07, 2024 -
Meikarta Speedway Kini Resmi Menjadi Sarana Practise Pelaku Balapan dan Event AkbarMay 12, 2024
Hilite News
-
2 Putaran Kejurnas Speed Offroad Berhadiah Menarik Siap Digelar di SS Hidzie Cikembar SukabumiMay 17, 2026 -
13th MOTORSPORT AWARDS 2026 On Stage : Indonesia Drifting, MGPA Mandalika, Inisiator IRRA dan International Rally DriversMay 14, 2026 -
TB ADHI : Lama Menanti WRC, Bikin Saja Indonesia Jadi Sentra Rally Berkelas Asia Lebih MenarikMay 08, 2026 -
Demas Agil Dewa United Motorsport Kuasai 2 Race Subaru BRZ Super Series 2026May 04, 2026 -
GT World Challenge Asia Mandalika, Phantom Global Racing Juara, Sean Gelael Gagal Finish di Race 2May 04, 2026
Latest News
-
2 Putaran Kejurnas Speed Offroad Berhadiah Menarik Siap Digelar di SS Hidzie Cikembar Sukabumi17 May 2026 | 6:38
-
Perally Senior EDDY WS dan Ban Rally DELIUM Raih Racing4 Motorsport Awards 202617 May 2026 | 5:59
-
13th MOTORSPORT AWARDS 2026 On Stage : Indonesia Drifting, MGPA Mandalika, Inisiator IRRA dan International Rally Drivers14 May 2026 | 6:32
-
Tanggapi Positif COC Decision-1 Banua Rally 2026, Team Rally DEWA UNITED Motorsport Dukung Penuh Peraturan Perlombaan Rally10 May 2026 | 5:52
-
TB ADHI : Lama Menanti WRC, Bikin Saja Indonesia Jadi Sentra Rally Berkelas Asia Lebih Menarik08 May 2026 | 5:53






