Sempat DNF, Come Back 14 Tahun AMANDIO Torehkan 5 Besar F3 di Kejurnas Sprint Malang

RACING4.NET - 26 Juli 2022 - Malang - Jakarta - pics from Avi Luthfi - Tampil full musim Kejurnas Sprint Rally terakhir kali di tahun 2008 dan saat itu mencatatkan diri sebagai salah seorang perally muda belia terbaik negeri ini lalu alih motorsport drifting yang membawanya menjadi makin punya sinar dan eksis sebagai salah satu drifter kelas dunia milik Indonesia, ADWITYA AMANDIO yang akrab disapa DIO jejakkan come back yang cukup mengesankan dan penuh determinasi ke ajang Kejurnas Sprint Rally musim 2022.
14 Tahun kembalinya Amandio ke ajang sprint rally nasional ikut menambah seru persaingan Group Neraka F3 (FWD Modifikasi) yang dari waktu ke waktu selalu menyajikan pertarungan yang ketat dan drama saat lomba. Bertekad tampil full musim sejak tahun 2022 ini, AMANDIO yang digadang akan selalu berpasangan dengan navigator asal Jawa Barat M AVI LUTHFI memulai debut yang penuh tantangan dan menguras fokus di 2 putaran Kejurnas Sprint Rally 2022 yang digelar di special stage 5,2 Km full gravel Puslatker AL Lawang Malang Jawa Timur weekend lalu 23-24 Juli.
Event yang dikemas dalam 2 Special Stage putaran pertama Kejurnas Sprint Rally dan disambung 2 Special Stage putaran kedua Kejurnas jujur tidak mulus dilalui oleh Amandio dengan tunggangan Mitsubishi Lancer GTi-nya ini. Salah satu mobil FWD yang cukup kencang di kancah sprint rally nasional ini di hari pertama yang merupakan putaran pembuka musim kejurnas 2022, Amandio mengalami nasib sial. Di salah satu cicane dan saat hendak melesat keluar akhir cicane mendadak RPM melonjat tajam dan mobil kehilangan tarikan. Ternyata perangkat LSD bermasalah dan berimbas ke putusnya as roda dalam kondisi di 3/4 SS alias 1,5 kilometer lagi menuju Finish. Amandio dan Avi pun terpaksa berjalan kaki sejauh itu karena tidak menemukan jalur evakuasi.
"Ya memang begitu yang terjadi. Padahal persiapan untuk hadapi full musim Kejurnas Sprint Rally 2022 awalnya sudah dilakukan dengan maksimal. Tapi dalam motorsport apapun bisa terjadi dalam lomba. Ya saya jalani saja. LSD dan As Roda putus adalah hal biasa terjadi dalam rally. Bisa siapa saja mengalami.", ucap Amandio saat bincang dengan Racing4 usai putaran 2.
Diskusi mengapa menggunakan mobil yang tidak baru alias cukup lawas, Amandio mengungkapkan bahwa intinya segala sesuatu apalagi berkaitan dengan teknologi tentunya sudah disesuaikan dengan kebutuhan berlomba saat ini dan Mitsubishi Lancer GTi-nya tetap diyakini sudah dalam performa terbaiknya untuk musim ini.
Tetap dengan pembawaan fighter khas Amandio, ketidaksempurnaan hasil yang ditorehkan di putaran pertama tetap tidak dianggap halangan untuk start di putaran 2 Kejurnas Sprint Rally Malang pada hari kedua. Tanpa perangkat LSD dan hanya menggunakan rem tangan bawaan mobil, duet Amandio dan Avi akhirnya mampu menembus podium ke-5 kelas F3 di akhir lomba bahkan pada awalnya sempat bertengger di posisi ke-3 usai SS 1.
Dengan hasil podium tersebut, Emmanuel Adwitya Amandio mengawali musim dengan sementara harus mengakui keunggulan nama-nama pesaingnya saat ini di kelas F3, seperti Abram Tarigan, Yoga Soegama, Herugrahito. Hasil yang cukup bagus dengan fokus dan menyiasati lewat kemampuan yang ada bersaing dengan 12 jagoan F3 lainnya. Bahkan Amandio hanya terpaut 11 detik saja dari jawara kelas F3 ini.
"Hasil yang sudah maksimal bagi saya di event pembuka musim ini. Terima kasih untuk semua yang sudah mensupport saya. Thanks untuk Jogja Gumregah Motorsport atas dukungannya. Juga untuk GDP Mining Consultant Bandung dan juga semua yang telah dan siap mendukung saya musim ini. Semoga memasuki putaran 3 di Meikarta akhir Agustus nanti saya bisa torehkan hasil yang lebih maksimal lagi. Come Back setelah saya meninggalkan sprint rally selama 14 tahun jadi makin sempurna dengan semua dukungannya. See you nanti", pungkas Amandio mengakhiri obrolan.
Para pendukung Amandio di musim Kejurnas Sprint Rally 2022 diantaranya ORD Exhaust, Your Chapter One, Motys Indonesia, BSI Indonesia, Tifa Towing, Speed Tuner Indonesia, Finesse Autocraft, GT Radial, 55 Racing dan GDP.
Begitulah duel motorsport, kadang ada ketidaksempurnaan saat bertarung. Seandainya LSD tidak bermasalah...Well Sprint Rally memang kejam (juga)
Related Article
-
Demas Agil Dewa United Motorsport Kuasai 2 Race Subaru BRZ Super Series 2026May 04, 2026 -
Mayoritas Perally Nasional Bernyali dan Ber-Skill Tinggi Puji Lintasan SS Aspal Kejurnas Sprint Rally SumutApril 09, 2026 -
Jelang Kejurnas Sprint Rally SUMUT 2026. Puluhan Perally Nasional Dipastikan Siap Tampil Duel 4 SS AspalMarch 28, 2026 -
KADIN JATIM Dukung Event Ramadhan On The Road SurabayaMarch 03, 2026
Hilite News
-
Demas Agil Dewa United Motorsport Kuasai 2 Race Subaru BRZ Super Series 2026May 04, 2026 -
GT World Challenge Asia Mandalika, Phantom Global Racing Juara, Sean Gelael Gagal Finish di Race 2May 04, 2026 -
Mayoritas Perally Nasional Bernyali dan Ber-Skill Tinggi Puji Lintasan SS Aspal Kejurnas Sprint Rally SumutApril 09, 2026 -
Jelang Kejurnas Sprint Rally SUMUT 2026. Puluhan Perally Nasional Dipastikan Siap Tampil Duel 4 SS AspalMarch 28, 2026 -
Siapkan 3 Skuad, 73 Garage Rally Team Ramaikan Duel Tarmac Kejurnas Sprint Rally SUMUTMarch 28, 2026
Latest News
-
Demas Agil Dewa United Motorsport Kuasai 2 Race Subaru BRZ Super Series 202604 May 2026 | 9:41
-
GT World Challenge Asia Mandalika, Phantom Global Racing Juara, Sean Gelael Gagal Finish di Race 204 May 2026 | 9:22
-
Gunakan Ban Sailun Versi Lawas di Kejurnas Drift Round 1, Andhika Bramantyo ACS BRM Motorsport Tembus 4 Besar PRO AM21 April 2026 | 6:06
-
Result Positif Dicapai Egon dan Moreno Nasution di Sesi Practise Kejurnas Sprint Rally Aspal di Kuala Namu09 April 2026 | 20:51
-
Mayoritas Perally Nasional Bernyali dan Ber-Skill Tinggi Puji Lintasan SS Aspal Kejurnas Sprint Rally Sumut09 April 2026 | 20:27






