Nama Juara Nasional Pemula Time Rally 2015 Belum Diajukan ke IMI - Brands and Paddocks - Racing 4 Autonews | 4W Motorsport News

Nama Juara Nasional Pemula Time Rally 2015 Belum Diajukan ke IMI

December 08, 2015 | Editor Sport

RACING4.NET - 08 Desember 2015 - Secara overall siapa-siapa saja yang akan dinobatkan sebagai Juara Nasional Time Rally dari kategori Driver, Navigator 1 dan 2 serta Team telah diketahui bersama usai sukses gelaran putaran akhir Kejurnas Time Rally 5-6 Desember 2015 di Kota Malang beberapa waktu lalu.  Namun ada yang harus ditinjau kembali bahkan ditinjau ulang tentang siapakah yang akan dinobatkan sebagai Juara Pemula Nasional Time Rally musim ini, menyusul adanya hukuman penalty Diskualifikasi yang ditetapkan kepada salah seorang pemuncak klasemen pemula nasional saat di putaran 4 Batam Kepri minggu sebelumnya.


Kesalahan saat registrasi dengan menggunakan identitas crew yang berbeda saat lomba menjadikan hal yang fatal dan harus dijatuhkan hukuman berat kepada yang bersangkutan, ditambah dengan database dengan formasi ilegal yang sama di putaran-putaran sebelumnya.  Hal yang cukup mencederai sportifitas ini akhirnya membuat pengawas lomba IMI saat itu mengambil langkah tegas yang berlaku untuk putaran 4.  Dilematis lain adalah kesalahan yang sama juga dilakukan oleh perally yang sama saat registrasi di putaran sebelumnya, hal ini ditemukan saat dilakukan cek dan ricek data peserta.  Puncaknya saat usai perhelatan akbar di Kota Malang, semua stakeholder, pengawas dan RC serta jajaran Komisi Time Rally yang hadir mengarahkan agar hal raihan poin akibat pelanggaran sportifitas formasi ilegal untuk segera ditinjau kembali dan akan diputuskan dalam rentang beberapa hari usai putaran akhir. 


Formasi yang legal ternyata membuahkan hasil prestasi bagus di Kota Malang.  Usulan merebak, poin dapat diraih usai podium putaran 5, namun pelanggaran sportififitas hingga putaran 4 mengarah ke hukuman penghapusan poin yang sebenarnya tepat secara regulasi untuk dilakukan oleh IMI.  Sebenarnya penalty seperti ini masih lebih baik dan manusiawi, daripada dicabut KIS untuk beberapa musim ke depan.  Tapi di sisi lain IMI harus terus membina atilitnya....bukan membinasakan atlitnya...Salut atas murah hatinya IMI...bersyukurlah....bersyukurlah...