Denny Pribadi Berbagi Cerita Insiden Mobilnya Terbakar di ISSOM Putaran 1 Sentul - Team Action - Racing 4 Autonews | 4W Motorsport News

Denny Pribadi Berbagi Cerita Insiden Mobilnya Terbakar di ISSOM Putaran 1 Sentul

March 29, 2021 | Editor Sport

RACING4.NET - 29 Maret 2021 - PIC by ENDY DIGITAL IMAGE - Sentul Bogor - Pembalap DENNY PRIBADI yang didukung penuh oleh Total Oil, Krating Daeng dan GT Radial berbagi cerita atas insiden yang dialaminya saat balapan ISSOM di Sirkuit Sentul Bogor Weekend 27/03 lalu.  Berikut kisah penuturannya...


Mobil terbakar paling utama disebabkan selang filter oli yang di blok mesin pecah dan menyambar ke header turbo. Hanya berbagi pengalaman saja dari kejadian kemarin buat para pembalap dan teman-teman.


Jika mobil terbakar jangan lari menjauh atau mobil ditinggal dibiarkan terbakar (pastinya), mobil tidak akan meledak selama terbakarnya di mesin, karena di mesin bensin sangat sedikit (tangki bensin ada di belakang).  Terbakar cepat iya, karena disitu banyak kabel, plastik dan oli. Nomor satu, tidak boleh panik dan tetap tenang karena kalo tenang kita bisa berpikir.


Dari pengalaman itu saran saya di kompartemen mesin harus ada tiang penyangga kap mesin, kejadian pas saya kalo tidak ada tiang besi penyangga pasti sulit memadamkan api karena kap mesin harus dipegang supaya tidak menutup.


Dari video yang direkam oleh Mas Endy (Endy Digital Image) terlihat saya kesulitan membuka isolasi lakban yang menutupi bonet pin (karena memakai sarung tangan). Jika saya tidak membuka sarung tangan pasti terimbas panas kap mesin. Next nanti jika isolasi yang buat menutup bonet pin pada ujung isolasi dilipat sedikit lah ke dalam agar tidak menempel ke kap dan akan gampang serta cepat jika keadaan darurat membukanya hingga tinggal menarik aja.  Juga Bonet pin jangan diikat dengan kabel tis/insulok (akan lebih sulit lagi membukanya).


Share lagi dari saya, Bila terjadi kebakaran agar tetap tenang, pinggirkan mobil, matikan cut off, buka seatbelt dengan tenang dan cepat, keluar dari mobil dengan tenang dan cepat (kalo saya hitung dari rekaman kejadian kemarin, 2 detik dari buka seatbelt sampe keluar mobil).


Secara keseluruhan, kejadian mobil terbakar memang cukup besar dan serius serta awalnya saya jalankan mobil dengan kencang. Akhirnya mobil benar-benar terbakar besar setelah saya melewati pos marshall (Pos 11) setelah R4 dan pos marshall (Pos 12) berikunya sekitar 200'an meter ke depan sebelum Tikungan S Kecil karena mencoba tenang itu saya bisa berpikir taktis.


Jika pada saat itu saya langsung berhenti diantara pos marshall tersebut pasti saya akan memadamkan api sendirian, tapi saya gas terus kemudian berhenti di depan pos marshall karena saya berpikir dipos banyak pemadam api (apar) dan banyak petugas marshall yang akan lebih cepat membantu memadamkan api dibandingkan saya sendirian.


Saya yang membuka kap mesin, karena jika bukan saya yang membuka, marshall tidak akan sigap membuka kap mesin, karena mereka bisa saja berpikir takut meledak atau terbakar jadi harus pembalapnya yang membuka.


Terima kasih para marshall Sentul yang sudah membantu memandamkan dengan sigap dan cepat. Buat saya jadi pelajaran penting, tabung padam kebakaran sebaiknya berada didekat pembalap supaya mudah dijangkau dan braket ke tabung selain kuat juga mesti gampang dibuka agar saat terjadi keadaan atau kondisi  darurat bisa cepat mengambilnya.  Mudah2an kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi.


Terima kasih Tuhan yang sudah memberi saya keselamatan. Amin.


When Podcasting with Denny Pribadi, subscribe and share...