LOLA MOENEK, Tahun Depan Makin Seru, Pembalap Harus Sudah Berjiwa Profesional - Racing Planet - Racing 4 Autonews | 4W Motorsport News

LOLA MOENEK, Tahun Depan Makin Seru, Pembalap Harus Sudah Berjiwa Profesional

November 25, 2017 | Editor Sport

RACING4.NET - 25 Nopember 2017 - Sentul, Bogor - pic by Sentul Circuit - Menjadi punggawa Sirkuit Sentul hampir 3 dekade dan menjadi sosok yang paling berpengaruh serta yang selalu tampil di tengah komunitas balap mobil membuatnya menjadi panutan bagi setiap penyelenggaraan balap mobil dan bagi para pelaku balapan mobil Nasional.  Lama tidak berbincang dengan LOLA MOENEK sang General Manager Sirkuit Sentul hingga saat ini dan akhirnya di siang hari 25/11 kesempatan bincang relaks seru itu pun datang, dan seperti biasa, mengasyikan menyimak paparannya kali ini dalam menghadapi musim balap tahun 2018.


"Akhirnya setelah sekian lama kita ngobrol lagi nih, dan kali ini langsung dengan punggawa Racing4 Autonews.  Gimana Kabar Kumaha Damang...?". sapa wanita yang akrab disapa Mbak LOLA ini membuka obrolan.  "Tentunya Sirkuit Sentul berada di garis depan dalam hal balapan mobil hingga saat ini.  Selain tahun depan kita akan gelar 6 seri balap ISSOM di Sentul dan 1 seri di luar Sentul, maka perlu diketahui kali ini bahwa Sirkuit Sentul akan memberlakukan beberapa appendix on rules dari FIA di musim depan ya.  Semua pembalap harus tahu yang satu ini dan harus melaksanakannya dengan sepenuh hati", lanjut Lola.


Intinya, di mata manajemen Sirkuit Sentul dan atitude regulasi semua pembalap harus bisa membawa diri ke arah yang lebih profesional paling tidak jiwa profesional harus mengiringi semangat balapnya.  Dalam lanjutan perbincangan ini juga ditegaskan oleh Lola Moenek bahwa salah satunya adalah jika mengalami hal ketidakpuasan saat di balapan, apakah karena faktor teknis atau faktor keputusan steward balapan maka harus bisa diselesaikan dan menerima dengan kepala dingin.  Puas atau tidak puas selama semua berdasarkan aturan atau regulasi harus bisa diterima dengan tenang dan baik serta tidak berkeluh kesah yang kadang berlebihan ke hadapan publik, misalnya melalui MedSos atau lainnya.


"Bukan apa-apa, persepsi publik atau pertemanan di MedSos kan tidak semuanya mengerti dunia balapan selain kita juga memang berteman dengan semua kalangan di MedSos itu sendiri.  Generalisasi opini dan komentar bisa berdampak beragam dan bisa merugikan nama salah satu pihak dari kebersamaan Sirkuit Sentul dan Komunitas serta IMI selama ini. Jadi saya harap mulai musim depan semua hal yang terjadi di balapan harus tuntas di arena balapan di bawah arahan RC dan Steward IMI dan tidak perlu melebar ke mana-mana.  Perlu diketahui appendix FIA tentang attitude dan tata krama pergaulan balap juga telah diatur dengan jelas", tegas Lola yang menyampaikan hal ini atas dasar Seminar FIA yang pernah digelar beberapa waktu yang lalu.


"Jadi penting bagi seorang pembalap untuk menghormati semua keputusan di arena balap.  Selain membuktikan juga loyal kepada hobinya dengan cara yang profesional tentu balapan memang suatu aktifitas yang harus dinikmati, bukan karena mahalnya tetapi balapan yang safety juga mengatur hal-hal yang membuat nyaman semua pihak pelaku dan penyelenggaranya", tambahnya lagi sekaligus menutup perbincangan yang cukup panjang.


"Kapan lagi kita berjumpa di Sirkuit Sentul nih? Tahun depan tetap full liput ya...Salam untuk semua di Bandung", tutup Lola.  Keep stay on the track always ya, Mbak....