Editorial : Arti dan Implementasi Kata SPORTIF di Ajang Berkelas Nasional - Action Exist - Racing 4 Autonews | 4W Motorsport News

Editorial : Arti dan Implementasi Kata SPORTIF di Ajang Berkelas Nasional

December 05, 2017 | Editor Sport

RACING4.NET - 05 Desember 2017 - Bandung - EDITORIAL - Mengamati kancah motorsport nasional Indonesia hingga kini masih saja tersisa adanya rasa dirugikan oleh pihak tertentu dan adanya anggapan keuntungan tertentu di pihak lainnya, terutama dikaitkan dengan salah satu cabor motorsport roda 4 jalan raya yang menganut dan kerap menggunakan perasaan mendalam karena berkaitan dengan unsur kejujuran, kerahasiaan dan kepercayaan setiap stakeholder yang ada di dalamnya.


Masih banyak yang tidak bisa membedakan kapan memunculkan kata SPORTIF dan kapan memunculkan kata DEMI PERATURAN dalam saat yang tepat.


Kata SPORTIF dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang juga telah diratifikasi modern menyebutkan arinya, antara lain (1) bersifat kesatria, jujur, dan sebagainya: jadilah penonton dan pemain yang sportif , jangan emosional;  (2) tegap; gagah: sosok mereka pada umumnya sportif


Kata DEMI PERATURAN juga mengatur dan bermakna agar selalu berdasarkan peraturan serta berarti melakukan semua tindakan kebenaran dan memperbaiki untuk kebenaran.


Kita harus SPORTIF... apakah saat melakukan pertarungan dalam perlombaan itu kita sudah SESUAI DENGAN PERATURANNYA ITU SENDIRI dengan SEGALA KONSEKUENSI-nya atau belum atau terus coba melanggar.


Apakah kita juga sudah merasa SPORTIF dengan mencederai rasa hormat dan itikad baik yang telah diperlihatkan oleh penyelenggara.  Tidak ber-Tata krama dan gagal menahan diri melakukan hal-hal yang turut mencederai nama baik penyelenggara adalah suatu tindakan tidak terpuji dan merupakan pelanggaran dari salah satu syarat SPORTIF.


Menyampaikan segala sesuatu ketidakpuasan dalam suatu lomba telah diatur tatanan dan tata caranya DEMI PERATURAN.  Menyampaikan rasa tidak puas dengan mengedepankan kepentingan sendiri dengan rangkaian tindakan tidak terpuji dan tidak santun jelas itu adalah pelanggaran SPORTIFITAS dan melukai rasa hormat yang diberikan oleh penyelenggara.


Ketidakpuasan telah diatur penyampaiannya DEMI PERATURAN dan semua pihak jelas mengerti konsekuensi logis-nya.  Jujur dan mengakui kesalahan adalah ksatria yang berarti SPORTIF.  SPORTIF adalah di atas segalanya.


Beruntungnya...para pihak yang dicederai telah memaafkan, karena memang tidak punya kepentingan apapun selain DEMI PERATURAN dan SPORTIFITAS semua harus diperlihatkan dengan benar dan baik serta tidak memihak