Time Rally Nasional, Pengalaman Individu Harus Bermutu dan Menerima Kompetensi serta Mengikuti Dinamika - Event Update - Racing 4 Autonews | 4W Motorsport News

Time Rally Nasional, Pengalaman Individu Harus Bermutu dan Menerima Kompetensi serta Mengikuti Dinamika

September 21, 2017 | Editor Sport

RACING4.NET - 21 September 2017 - pic MGA Guru - Jakarta - Hadapi Kejurnas Time Rally di Balikpapan Kalimantan Timur akhir September 2017 ini beberapa time rallyers nasional yang memiliki pola pandangan moderat dan kritis berhasil diwawancarai oleh Racing4 Autonews Bandung terutama menyikapi dinamika Time Rally pasca Kejurnas Lombok.  Beberapa enggan disebut namanya namun pantas diapresiasi pendapatnya untuk kemajuan time rally yang kini mulai dianggap sebagai salah satu duel motorsport yang tidak kalah seru dengan motorsport roda 4 lainnya.


"Jika memang bidang Organisasi IMI PUSAT tanggap dengan diajukannya sidang disiplin pasca kejurnas Lombok yang isinya masih mempertanyakan hasil sidang banding yang diajukan team RC, maka sepantasnya tidak dibiarkan persoalan ini menjadi kadaluarsa dimakan waktu.  Tidak perlu juga terjadi pembiaran yang berlarut.  Akan banyak pendapat dan omongan yang beragam menanggapi persoalan ini.  Dan sudah pasti sisa Kejurnas Time Rally musim ini suasananya akan menjadi tidak enak dan dingin antara Pengawas IMI Pusat, team RC manapun dengan team OC manapun.  Kasian ketua pengawasnya nanti, akan mengemban kerja dan tekanan yang berat dengan situasi yang ada.  Maaf jika pendapat saya dan komunitas saya seperti ini hanya sekedar memberi penyegaran saja sudah menjadi nyata bahwa menjual pengalaman di masa lalu tidak menjamin apa-apa di masa sekarang jika tidak update alias pengalaman time rallynya tidak bermutu...jaman sudah lain bung...sekarang jaman keterbukaan dan regulasi harus selalu ditegakkan...tidak punya nyali, jangan ingin tahu time rally di masa sekarang lah...", begitu kata time rallyers seeded A level atas dari belahan Indonesia Timur dalam siaran terekam-nya.


"Saya tidak tahu dengar-dengar belum ada lanjutan tentang kabar sidang disiplin IMI Pusat, tidak sekilat saat kejadian di Banjarbaru Kalsel dan menjadi beres.  Ke depan artinya Pengawas Lomba boleh seenaknya menjalankan tugasnya mewakili IMI Pusat.  Komunitas pun bisa kapanpun banding jika ada ketidakberesan di saat lomba.  Prihatin, time rally sedang rame-rame nya, malahan ada kejadian seperti ini.  Ajang refreshing otomotif jadi tidak enak suasananya", kali ini kata time rallyers Seeded B nasional yang pernah malang melintang di Seeded A nasional asal pulau Jawa.


"Pengalaman hidup tidak jamin apa-apa, mas.  Yang penting pengalaman di time rally dan selalu mengikuti perkembangan time rally itu sendiri.  Intervensi boleh saja tetapi tetapi harus sesuai hirarki organisasinya.  Begini ya, saya sih ingin semua jadi baik dan suasana time rally menjadi enak dan meriah lagi.  Bereskan lah masalah yang ada sehingga ada keputusan yang mengikat.  Kasian penyelenggara ke depan.  Pertarungan antar team sudah ketat dan kompetitif tapi harus selalu dalam suasana kebersamaan dong...hari begini masih ada LIKE or DISLIKE???....Ini kejurnas mas, yang dinaungi oleh organisasi yang berbasis sportifitas tinggi dan kompetensi manusia di dalamnya...waduh, kok bisa main selera ya...", ungkap time rallyers dari Jakarta yang juga cukup senior di era 80an dan 90an.


"Jaga sportifitas, kompetensi orang-orang di dalam kejurnasnya harus selalu diuji, regulasi harus selalu ditegakkan dengan benar.  Jangan bilang terang atau bilang gelap.  Sebut saja warnanya, Hitam ataukah Putih, jadi semua jelas dan dalam koridor penyelenggaraan yang tepat dan semakin menarik diikuti.  Maaf lho, ini hanya masukkan saja yang positif bagi siapapun RC atau OC dalam mengemas lomba.  Komitmen dan kejujuran saat lomba sangat dituntut di motorsport time rally.  Saya pun tengah menikmati suasana lomba yang selalu seru dan ketat seperti ini.  Persoalan yang ada hingga level disiplin biarlah IMI Pusat punya kewenangan dan bisa tuntaskan dengan segera.  Yang penting suasana lomba harus selalu kompetitif baik dari level pemula hingga senior.  Kualitas soal juga harus ditingkatkan, pemula perlu duel nalar dalam memecahkan persoalan route.  Kurang bagus juga jika semua dipandu menggunakan Google Maps.  Ini kejurnas time rally yang perlu duel dalam memecahkan persoalan route...", ujar Vito Siagian, pimpinan lomba kejurnas gymkhnana yang tengah rajin mengikuti Time Rally nasional.


Memang...selama masih ada pihak yang kuatir dengan dikembalikannya time rally ke jiwa yang benar, tentu semua ungkapan di atas tidak akan berarti apa-apa.  Namun perjuangan tidak boleh berakhir.  Nasib dan takdir seseorang tidak ada yang tahu...Time Rally akan selalu dicintai oleh atlitnya saja....